Logo Kargopedia Baru

Siapa saja Pihak yang Terlibat dalam Kegiatan Transportasi Logistik? Baca disini!!

       Tentunya logistik mengacu kepada keseluruhan proses pengelolaan dari bagaimana produk didapat, disimpan sampai dibawa ke tujuan akhir. Melihat serangkaian proses ini tentu mustahil jika logistik dilakukan oleh satu pihak saja. Terdapat banyak pihak yang terlibat dalam transportasi logistik yang perlu Anda ketahui.

  1. Teknologi informasi dan komunikasi (ICT)

      Pihak ini diperlukan untuk memberikan informasi yang akurat dan real-time demi kepada pelanggan dan pemasok atau antar pengirim dan penerima. Contoh dari pihak ini adalah penggunaan Transportation Management System (TMS)  Fleet Management System (FMS) yang berbasis web atau cloud.

  1. Pengirim (shipper) dan Penerima (receiver)

         Tentu ini menjadi pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan transportasi logistik. Pengirim (shipper) adalah orang yang mempercayakan muatannya dan membutuhkan pergerakan produk yang umumnya untuk tujuan transaksi penjualan atau pembelian.

Keberhasilan transaksi yang mereka lakukan sangat bergantung pada kelancaran transportasi pengiriman. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan ialah waktu pengambilan, pengantaran barang, waktu singgah, kehilangan dan kerusakan barang, penagihan dan keakuratan informasi.

  1. Perusahaan penyedia jasa transportasi (carrierdan agent)

         Pihak utama yang berperan sentral dalam transportasi logistik adalah penyedia jasa transportasi atau biasa disebut carrier. Sebagai perusahaan penyedia jasa transportasi, carrier akan membebankan tarif angkutan semaksimal mungkin dan meminimalkan biaya tenaga kerja dan biaya operasional kendaraan.  

Pihak-pihak yang sering disebut carrier adalah penyedia angkutan operasional seperti truk, pesawat udara, kapal laut, lokomotif, dan lain-lain. Biasanya mereka menyelenggarakan bisnis transportasi dengan biaya operasional yang efisien untuk memaksimalkan tingkat pengembalian atas aset yang telah diinvestasikan.

  1. Pemerintah (government)

    Dalam transportasi logistik, pemerintah berperan sangat luas terhadap perkembangan yang lebih besar, seperti halnya penyediaan infrastruktur, pembangunan jalan, perbaikan pelabuhan, bandar udara, jaringan kereta api, serta pembuat kebijakan regulasi transportasi.

Pemerintah memiliki tugas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan peningkatan kinerja logistik nasional. Tentunya, kebijakan transportasi perlu diarahkan pada bentuk yang fair dan kompetitif, mencegah adanya monopoli konflik kepentingan, serta menjaga keseimbangan lingkungan dan hemat energi.

  1. Masyarakat (public)

      Pihak terakhir yang terlibat dalam transportasi logistik adalah masyarakat secara umum. Demi menunjang segala kepentingan dan aktivitas sehari-hari, publik tentunya membutuhkan jangkauan yang mudah, biaya yang murah, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan.

Aktivitas sehari-hari, seperti misal pembelian produk-produk secara tidak langsung yang menciptakan adanya permintaan jasa transportasi logistik.

Kemajuan transportasi Logistik di Indonesia tentunya tidak bisa diusahakan oleh satu pihak. Perlu ada sinergi dan konektivitas yang dilakukan oleh pihak-pihak di atas. Kargopedia sudah mengambil bagian dari pembentukan sektor logistik dengan menjadi penyedia jasa transportasi logistik yang mengedepankan kemudahan teknologi. Jika Anda sudah siap menjadi bagian dari kemajuan sektor logistik terutama dari sisi pelaku bisnis, percayakan pengiriman Anda pada Vendor-vendor terbaik di Kargopedia!

Download Kargopedia di :

PlayStore atau AppStore 

Link Penting

© Copyright 2021 All Rights Reserved by Kargopedia Indonesia